Saya kemarin bela-belain dateng ke Jakarta agar SBY ga kepilih, karena ada kekhawatiran bahwa KPK bakal dibredel karena ada jaksa penuntut yang berkata kurang sopan. Alasan saya yang kedua adalah adanya penyanyian lagu Indonesia Raya dengan nada lagu AS dan pak SBY tidak protes. Jadilah saya dengan semangat untuk memilih selain SBY, walaupun akhirnya saya pilih JK karena kemungkinan kalahnya besar, pokoknya yang penting dua putaran.
Kemudian, saya melihat quick count di TV, dan melihat kalo SBY menang. Jadilah saya kawatir kalo-kalo KPK bakal dibredel seperti ketakutan saya yang sebelumnya. Well, tapi sekarang rakyat sudah menentukan untuk memilih beliau, dan semoga KPK ga dibubarin >_<, cukup dipecat aja tuh yang ngomong kasar itu. Mungkin emang rejekinya JK disuruh bangun masjid di kampung sama gusti Allah...
Yah begitulah, kembali ke mode autopilot... kompetisi yang menarik, dan yang kalah ga boleh ngambek kek kemaren ya? kalo pun ada kecurangan toh SBY tetep menang keknya :D
Showing posts with label politik. Show all posts
Showing posts with label politik. Show all posts
Thursday, July 09, 2009
Wednesday, June 17, 2009
SBY Kanjeng Gusti Sultan Ku -_______-
Dari kemaren saya mikir, alasan tim kampanye SBY plus alasan Denny JA dan LSInya untuk memajukan pemilu dan memilih SBY berboedi... Alasannya adalah untuk menghemat anggaran sebesar 40 trilyun lebih baik pilih SBY saja, toh di survey udah diatas 50 % sehingga ga perlu ada pemilu dua putaran, terus pake alasan kalo ada dua putaran entar kena Ramadhan (emang SBY dan timnya kenapa gt ama Ramadhan, Nabi Muhammad perang pas lagi Ramadhan? alasan yang ga make sense), terus alsesan lagi entar harga minyak bakalan naik sekitar september (oh, jadi abis kepilih naikin harga minyak? Bagossss!!!)... nah terus kenapa musti pilih SBY gara-gara popularitas? saya ga habis pikir, toh kalo popularitasnya bener dia bakal menang jg, tinggal dimaintain aja kan?? (ato jangan2 itu boongan -_____-)...
Nah, tapi dari segi demokrasi, isu pemilu satu putaran dengan alasan menghemat anggaran itu sangat menciderai demokrasi... kenapa ga si SBY mengangkat dirinya menjadi Yang Mulia Sinuhun Kanjeng Sultan (Well, tentu saja kalo dia angkat dirinya jadi Kaisar ga bisa karena udah gw booking) DR. H Soesilo Bambang Yudhoyono Kalifatullah (biar islami) Nusantara aja? selama2nya kita bakal hemat anggaran, karena ga ada pemilu tentu saja. Nah, abis si SBY terus keanaknya, ke cucu nya dst. Hemat toh??
udah, sekarang gw jadi pengen pemilu satu putaran tapi yang menang megalodon kalo si prabowo maw kup tu barney ato si JK...
Nah, tapi dari segi demokrasi, isu pemilu satu putaran dengan alasan menghemat anggaran itu sangat menciderai demokrasi... kenapa ga si SBY mengangkat dirinya menjadi Yang Mulia Sinuhun Kanjeng Sultan (Well, tentu saja kalo dia angkat dirinya jadi Kaisar ga bisa karena udah gw booking) DR. H Soesilo Bambang Yudhoyono Kalifatullah (biar islami) Nusantara aja? selama2nya kita bakal hemat anggaran, karena ga ada pemilu tentu saja. Nah, abis si SBY terus keanaknya, ke cucu nya dst. Hemat toh??
udah, sekarang gw jadi pengen pemilu satu putaran tapi yang menang megalodon kalo si prabowo maw kup tu barney ato si JK...
Sunday, June 07, 2009
Portal Lembaga Publik yang Baik
Dalam menciptakan Masyarakat Terbuka dimana mekanisme politik haruslah transparan dan fleksibel, Sebuah Lembaga Pengawasan Publik (seperti KPK, BPK dan Kejagung), sebaiknya dapat dinilai oleh masyarakat umum. Hal ini diperlukan agar masyarakat dapat melihat bahwa ia adalah lembaga yang akuntabel dan selalu menerima masukan dari masyarakat umum. Masukkan dari masyarakat tadi, dapat diolah menjadi keputusan yang akan membuat lembaga tersebut menjadi lebih baik secara kinerja dan harum namanya. Namun, keengganan dari pihak administrator web-web lembaga tersebut untuk menyetujui komentar-komentar yang ada dan membalasnya membuat masyarakat malas untuk mengunjungi situsnya dan membuat komunikasi di situs tersebut berjalan satu arah dan tidak terdapat sebuah dialog yang membangun. Selain itu masyarakat juga tidak dapat mengetahui apa saja rapat yang sedang dilakukan lembaga tersebut. Sehingga diperlukan sebuah portal baru dimana masyarakat dapat melihat jadwal kerja dan rapat yang dilakukan komisi-komisi lembaga yang tentu saja tidak bersifat rahasia, sistem komentar dan Public Relation yang lebih terbuka dari sekarang dan sistem pe-rating-an terhadap setiap kegiatan, komisi dan lembaga tersebut secara global sehingga masyarakat dapat menilai suatu isu atau komisi dengan lebih cepat dan mudah sehingga lembaga tersebut dapat berbenah diri menjadi lebih baik.
Dalam rangka mewujudkan hal tersebut diatas, maka diperlukan sebuah tim IT yang berfungsi khusus dan kompeten. Didalam tim IT tersebut diperlukan seorang copywriter dan pakar komunikasi yang menangani masalah isi dan penjelasan kepada masyarakat yang berkomentar mengenai suatu isu. Kemudian juga ada seorang webmaster yang mengerti tentang cara kerja web yang dibangun. Dan yang terakhir adalah tim pengembang yang terdiri dari mer web, database developer, analis sistem dan desainer web agar tampak lebih user-friendly. Sehingga masyarakat nyaman untuk berada disitus tersebut.
Dari segi teknis, untuk membuat web tersebut diperlukan waktu sekitar 6 bulan dengan tahap pengembangan sebagai berikut :
1. Analisis Masalah, tahapan ini melakukan pendataan terhadap masalah riil baik dari segi tampilan kepada pengguna maupun kepada lembaganya dan solusinya
2. Pembuatan prototipe, tahapan ini melakukan pembuatan prototipe yang berisi solusi masalahnya namun belum lengkap fitur-fiturnya
3. Formalisasi, tahapan ini berisi tentang analisis sistem secara mendalam
4. Implementasi, tahapan ini berisi tentang pembangunan portal web tersebut
5. Evaluasi, tahapan ini berisi tentang evaluasi sistem dan masukan terhadapnya baik dari calon pengguna maupun dari sisi lembaganya
6. Evaluasi Jangka Panjang, tahapan ini berisi masukan baik dari pengguna maupun dari sisi lembaga disaat portal tersebut sudah berjalan
Dengan demikian, diharapkan lembaga publik dapat mendekatkan diri kepada masyarakat, dan lembaga tersebut dapat dinilai secara publik sehingga ia dapat menjadi lebih baik kinerjanya.
Dalam rangka mewujudkan hal tersebut diatas, maka diperlukan sebuah tim IT yang berfungsi khusus dan kompeten. Didalam tim IT tersebut diperlukan seorang copywriter dan pakar komunikasi yang menangani masalah isi dan penjelasan kepada masyarakat yang berkomentar mengenai suatu isu. Kemudian juga ada seorang webmaster yang mengerti tentang cara kerja web yang dibangun. Dan yang terakhir adalah tim pengembang yang terdiri dari mer web, database developer, analis sistem dan desainer web agar tampak lebih user-friendly. Sehingga masyarakat nyaman untuk berada disitus tersebut.
Dari segi teknis, untuk membuat web tersebut diperlukan waktu sekitar 6 bulan dengan tahap pengembangan sebagai berikut :
1. Analisis Masalah, tahapan ini melakukan pendataan terhadap masalah riil baik dari segi tampilan kepada pengguna maupun kepada lembaganya dan solusinya
2. Pembuatan prototipe, tahapan ini melakukan pembuatan prototipe yang berisi solusi masalahnya namun belum lengkap fitur-fiturnya
3. Formalisasi, tahapan ini berisi tentang analisis sistem secara mendalam
4. Implementasi, tahapan ini berisi tentang pembangunan portal web tersebut
5. Evaluasi, tahapan ini berisi tentang evaluasi sistem dan masukan terhadapnya baik dari calon pengguna maupun dari sisi lembaganya
6. Evaluasi Jangka Panjang, tahapan ini berisi masukan baik dari pengguna maupun dari sisi lembaga disaat portal tersebut sudah berjalan
Dengan demikian, diharapkan lembaga publik dapat mendekatkan diri kepada masyarakat, dan lembaga tersebut dapat dinilai secara publik sehingga ia dapat menjadi lebih baik kinerjanya.
Thursday, May 28, 2009
Dewan Perwakilan Rakyat 2.0
Saat ini, masyarakat Indonesia rata-rata tidak mengerti apa yang dilakukan oleh wakilnya di DPR sana. Undang-undang apa yang sedang dibahas dan Rancangan Anggaran tidak terkumpul dalam suatu repository yang lengkap. Sehingga demokrasi di Indonesia tidak dapat berjalan dengan baik.
Dengan perkembangan teknologi web 2.0, diharapkan masyarakat lebih berpartisipasi aktif dalam menanggapi isu-isu yang berkembang dimasyarakat dengan memberikan tanggapan. Tanggapan dari masyarakat dapat digunakan untuk para dewan sehingga mereka tidak perlu repot-repot mencari ke akar rumput, atau mungkin juga dapat digunakan agar para wakil dapat mendapatkan gambaran kasar sebelum pergi ke akar rumput.
Jika melihat sebuah web tentang Dewan Perwakilan Rakyat yang baik, cobalah tengok web ini http://www.nysenate.gov/. Menurut pengamatan saya, saat ini web ini hanya mencakup tentang DPRD New York, yang mencakup fitur sebagai berikut : mencari senator yang mengurusi daerah anda dan dapat mengirimkan pesan kepadanya, mailing list, komite apa saja yang ada di DPRD tersebut beserta agenda2nya dan anggotanya, jadwal rapat dan yang paling keren video streaming tentang agenda mereka.
Web site ini menggunakan CMS open source Drupal. Yang kira-kira berisi modul sebagai berikut :
1. organic group (untuk membuat grup tentang komisinya)
2. privatemsg, token dan drupal mail (untuk mailing list dan private message)
3. share, (untuk membagi konten kemana saja)
4. video (untuk video blogging)
5. Chart (untuk membuat tabel)
6. Search (kemungkinan besar standar drupal)
7. Forum
8. five star, voting api (untuk memberi nilai pada ide terbaik dari masyarakat)
Kalo DPR punya web kaya gini keren juga kali ya?
Dengan perkembangan teknologi web 2.0, diharapkan masyarakat lebih berpartisipasi aktif dalam menanggapi isu-isu yang berkembang dimasyarakat dengan memberikan tanggapan. Tanggapan dari masyarakat dapat digunakan untuk para dewan sehingga mereka tidak perlu repot-repot mencari ke akar rumput, atau mungkin juga dapat digunakan agar para wakil dapat mendapatkan gambaran kasar sebelum pergi ke akar rumput.
Jika melihat sebuah web tentang Dewan Perwakilan Rakyat yang baik, cobalah tengok web ini http://www.nysenate.gov/. Menurut pengamatan saya, saat ini web ini hanya mencakup tentang DPRD New York, yang mencakup fitur sebagai berikut : mencari senator yang mengurusi daerah anda dan dapat mengirimkan pesan kepadanya, mailing list, komite apa saja yang ada di DPRD tersebut beserta agenda2nya dan anggotanya, jadwal rapat dan yang paling keren video streaming tentang agenda mereka.
Web site ini menggunakan CMS open source Drupal. Yang kira-kira berisi modul sebagai berikut :
1. organic group (untuk membuat grup tentang komisinya)
2. privatemsg, token dan drupal mail (untuk mailing list dan private message)
3. share, (untuk membagi konten kemana saja)
4. video (untuk video blogging)
5. Chart (untuk membuat tabel)
6. Search (kemungkinan besar standar drupal)
7. Forum
8. five star, voting api (untuk memberi nilai pada ide terbaik dari masyarakat)
Kalo DPR punya web kaya gini keren juga kali ya?
Subscribe to:
Posts (Atom)
